PAGUYUBAN GAMELAN KARTIKA YUDHA LARAS IKUTI FESTIVAL GAMELAN 2013



Sabtu (28/06)  Wakil Bupati Sukoharjo Bp. Drs. Haryanto, MM membuka secara resmi Gamelan Maker Festival 2 tahun 2013, Festival membuat Gamelan & Konser Gamelan 24 jam Non Stop dalam tema “Sukoharjo Sound Of Gamelan”  di lapangan Ds. Cangkol Kec. Mojolaban yang diikuti oleh beberapa grup gamelan dari lintas profesi serta lintas generasi .

Dalam sambutannya Wakil Bupati Sukoharjo menyampaikan Sukoharjo merupakan kota satu-satunya kabupaten yang memproduksi gamelan terbesar di dunia.  Untuk itu keberadaan gamelan harus dilestarikan dan dikembangkan, sehingga dalam perkembangannya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan sosial masyarakat, ketahanan budaya bangsa, ekonomi, pariwisata, dan yang lebih penting lagi untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.    Wakil Bupati juga secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Dandim 0726/Sukoharjo, meskipun beliau bukan putra daerah tapi ikut peduli dengan membentuk paguyuban gamelan Kartika Yudha Laras yang semua personel diambil dari anggota TNI  dan Persit KCK Cabang XLVII.
Sementara itu Pasi Inteldim 0726/Sukoharjo Kapten Inf Moch Azis YA yang juga mewakili Dandim 0726/Sukoharjo dalam wawancaranya menyampaikan disamping menjaga kedaulatan NKRI, TNI mempunyai tugas yaitu Pembinaan Teritorial salah satunya ikut menjaga dan melestarikan budaya bangsa, jangan sampai budaya kita direbut oleh bangsa lain.
Lebih lanjut disampaikan Bp. Joko Ngadimin bahwa kegiatan Festival yang diikuti sekitar 30 kelompok/grup dari berbagai profesi dan generasi ini merupakan ajang untuk melestarikan budaya serta pengenalan pembuatan gamelan kepada generasi muda dengan harapan para generasi muda sebagai generasi penerus akan lebih tahu akan proses pembuatan gamelan mau meneruskannya, sehingga kelangsungan gamelan akan terus berlanjut manakala sang empu-empu ini sudah tiada. karena dari beberapa budaya di Indonesia gamelan merupakan sarana yang terpenting untuk menciptakan suatu kesenian, baik itu seni Wayang, Ludruk, Kethoprak, tari-tarian bahkan konser musik, paparnya.