.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Friday, April 6, 2018

SILATURAHMI KEBANGSAAN BERSAMA TOGA & TOMAS SUKOHARJO DI AULA MAKODIM 0726/SUKOHARJO

Sukoharjo (06/01/18) Bertempat di Aula Kodim 0726/Sukoharjo Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo pada hari Rabu (05/04) pukul 09.00 s.d 11.30 Wib Telah di laksanakan Silahturahmi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang di selenggarakan oleh Kodim 0726/Sukoharjo.



Hadir sekitar 20 orang dalam undangan kegiatan ini diantaranya bapak Imam Waladi (Kemenag Sukoharjo), bpk Abdul Rochman (Kemenag Sukoharjo), bpk Sukardi (LDII), bpk Bagus Purwanto (Disnakertrans Sukoharjo), beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama masyarakat Sukoharjo. Sementara itu Kodim 0726/Sukoharjo hadir Mayor Inf Nurul Munthahar, S.Ag (Kasdim 0726/Skh), Kapten Inf Azis Yuly Anshori ( Pasi Intel Kodim 0726/Skh), Lettu Inf Mardiyanto (Pasiter Kodim 0726/Skh) dan dari Polres Sukoharjo hadir Kompol Teguh Prasetyo.



Dalam sambutannya Mayor Inf Nurul Munthahar, S.Ag (Kasdim 0726/Skh) menyatakan bahwa menggaris bawahi tentang konteks jihad di masa damai dan dimasa perang itu aplikasinya seperti apa. Sebagai generasi yang di lahirkan di negri tercinta ini, sudah sepatutnya kita ikut, membangun negeri ini melalui profesi dan keahlian kita masing-masing.

Sedangkan Kompol Teguh Prasetyo (Kabag Ops Polres Sukoharjo) dalam sambutannya menyoroti masalah perkembangan dunia IT, menyampaikan pesan bapak Kapolres menyampaikan agar kita bisa ikut membantu mencegah berita berita hoaks, cerna berita tabayyun dan di klarifikasi dulu, agar kita tidak termakan oleh isu dan berita yang belum pasti kebenaran dan validitasnya.

Dengan adanya silahturahmi kebangsaan ini bertujuan untuk menjaga kerukunan, baik kepada yang berbeda keyakinan maupun kerukunan dalam satu iman karena pada Islam sendiri juga banyak ormas seperti, NU, Muhamadiyah dan lainya itu tetap kita jaga. Juga kita ikut menjaga keharmonisan dengan pemerintah agar negara tetap dapat membangun sehingga masyarakatnya sejahtera, apa bila situasi aman maka pembangunan negara akan lancar.



Sedangkan Bagus Purwanto (Kepala UPTD Dinas perindustrian dan tenaga kerja Sukoharjo) menyampaikan bahwa di Dinas Perindustrian Tenaga Kerja, memang ada paket paket pelatihan untuk menyiapkan tenaga kerja, dan paket paket tersebut dari pusat Jakarta, kita tinggal mengambil paket tersebut, dan nanti dapat di tidak lanjuti.  Dan memang ada 10 paket diantaranya otomotif motor, Boga dan lainya dan paket- paket itu sudah ada aturan di BLK ada yang berturut melewati pelatihan selama 30 hari, dan selama ini akan di latih, terus menerus, ada paket- paket juga untuk memperkuat usaha. Ada juga pelatihan itu ada 2-4 hari berupa bordir, menjahit, pijet bagi yang tuna netra, tetapi saya tidak tau persis berapa besar bentuk- bantuan kalau di BLK tetapi ini bisa di koordinasikan.

Dalam kegiatan ini para Toga dan Tomas juga banyak menyampaikan asiprasinya mengenai permasalahan, usul, saran dan pernyataan sikap baik secara pribadi maupun mewakili lingkungannya. Hal ini tentu saja menjadi masukan penting bagi satuan sebagai bahan untuk mengevaluasi tugas-tugas pembinaan teritorial baik saat ini maupun ke depan.