.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Tuesday, May 22, 2018

KULIAH UMUM MENTERI PERINDUSTRIAN DI KAMPUS UMS PABELAN KARTASURA

Sukoharjo (22/05/18) Kasdim 0726/Sukoharjo Mayor Inf Nurul Munthahar, S.Ag pada hari Senin (21/05) pukul 16.00 sd 17.30 wib hadir di Gor UMS kampus 2 Jln A. Yani, Pabelan Kartasura Kab. Sukoharjo dalam rangka menghadiri Kuliah umum dan peluncuran Program penumbuhan wira usaha baru di Pondok Pesantren dengan tema Santri hebat, Industri kuat, Indonesia jaya oleh bapak Airlangga Hartarto (Mentri perindustrian Indonesia).


Kegiatan ini diikuti sekitar 1000 orang diantaranya hadir Ir.Airlangga Hartato, Mda, Mt(Mentri perindustrian Indonesia), Dr. Sopyan Anif. Msi (Rektor UMS), Arif Sambodo SE.Msi( Kadis perindustrian) mewakili Gubernur Jateng, KH. Yunus Muhamaddi (pengasuh ponpes Hajjah Nuriyah Shabran), Purwadi SE. MM (Wakil Bupati Sukoharjo), Drs Mulyatno (Lemhanas), Ustadz Muhammad Ilyas. LC. MA (UMS), Gati wibawa ningsih (Dirjend UMKM), Endang Srikarti (dari praksi Golkar), Mayor Inf Nurul Muthahar (Kasdim 0726/Skh), Jerimianus Palulungan (Kapolsek Kartasura), Santri dan Santriwati dari berbagai Ponpes Imam Syuhada, KH Mansyur, Mahad Abu Bakar, Munafiul Ulum, Pondok Hajah Nuriyah Sobhron dan ponpes lain nya





Dalam sambutannya bapak Arif Sambodo SE.Msi (Kadis perindustrian Jateng) mewakili Gubernur Jateng mengucapkan selamat kepada ponpes sobhron semoga program ini bisa dimanfaatkan dengan baik, saya berharap santri yang lulusan ini siap memajukan industri kecil dan menengah diindonesia. Di Ponpes ada potensi besar memajukan perekonomian dijateng, mereka kita jadikan mitra dan kita rangkul, kita bantu sehingga maju.

Dr. Sopyan Anif (Rektor UMS) dalam sambutannya menyampaikan kepada bapak mentri dan jajarannya di UMS, bahwa UMS lahir 1958 sampai sekarang punya 58 program Studi dan jumlah siswa 33 ribu orang dan 296 mahasiswa asing. UMS salah satu universitas nasional paling baik no 66 seindonesia, indikator nya karena UMS sudah dapat agritasi A di indonesia baru 66, UMS mempunyai 3 ponpes yaitu ponpes sobhron, ponpes KH. Mansyur dan ponpes Mahad Abubakar



Rektor berharap kerja sama baik antara UMS dengn Ponpes diluar UMS, ini sebagai tujuan kita dalam memajukan ekonomi, selain usaha juga kewirausahaan diharapkan lulus jadi wira usaha baru yang sukses bukan hanya jadi PNS, saya UMS kami ucapkan terima kasih atas batuannya semoga ini menjadi motivasi bagi kami sebagai kewirausahaan kami lebih baik lagi dan maju.

Ketua Ponpes Ithadul muhamadiyah Ustadz Yunus Muhamadi merasa bersyukur dapat menghadiri acara strategis dan amat penting ini, sudah 10 th ini Ponpes di Muhamadiyah sangat maju pesat, data terakhir saat ini ada 236 pesantren muhamadiyah tetapi saya masih melihat masih ada yang kemandiriannya masih lemah itu kemudian menjadi beban. Ustadz Yunus Muhamadi mengatakan sering dapat pelatihan dimana-mana tapi setelah kembali ke Ponpes tidak berguna apa apa, tapi dengan adanya batuan dari bapak mentri berupa mesin yang bukan main mahalnya kami jadi maju pesat.

Kegiatan dilanjutkan dengan Penyerahan fasilitas mesin peralatan sec.simbolis oleh Dirjen IKM yang disaksikan oleh menteri perindustrian,berupa Mesin/peralatan Produksi Roti ke pondok Muhammadiyah Hj.Nuriyah Shabran, Mesin/ peralatan pengelasan ke pondok Pesantren Muhammadiyah Boarding School Yogya.

Kemudian pemberian Kuliah umum oleh Menteri Perindustrian RI dengan judul "Pondok Pesantren di era perkembangan" Teknologi. Dikatakan dalam menghadapi industri 4.0 indonesia akan memasuki daerah periode bonus demografi pd thn 2030 yang berarti angkatan kerja produktif akan lebih besar.hal ini ditandai deng an Jmlah penduduk usia produktif yang akan mencapai 70 % dari total angkatan kerja,tentunya kondisi ini dapat memacu kinerja ekonomi nasional tumbuh semakin maksimal

Guna mempersiapkan indonesia ditahun 2030 kementrian perindustrian gencar menjalankan prog penumbuhan wirausaha industri baru dan pengembangan unit industri agar meningkatkan kompetensi SDM industri khususnya di lingkungan ponpes dalam program santripreneur. Ponpes berpotensi besar menciptakan wirausaha baru dan menumbuhkan sektor industri kecil dan menengah.Pondok pesantren mempunyai peran penting dalam pembangunan perekonomian nasional dimasa mendatang.

Ponpes berperan strategis dalam mendukung pertumbuhan industri di indonesia utamanya dalam implementasi industri 4.0.,Pesantren diharapkan mampu mencetak entrepreneur berbakat yang tidak hanya berdakwah kepada umat namun juga mensejahterakan umat dalam menciptakan banyak lapangan pekerjaan. Diera digital saat ini,hal yang terpenting itu adalah harus melakukan inovasi, Revolusi industri ke 4 mengaburkan batasan antara lingkungan,fisik,digital dan biologis.

Indonesia telah berhasil membangun siklus ekonomi sehat sehingga menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia UMS go 4.0 karena sudah mampu dan salah satu faktor utamanya adalah SDM yang dimiliki muhammadiyah.