.
LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦ LIMA KEMAMPUAN TERITORIAL : 1. Kemampuan Temu cepat Lapor cepat ¦ 2. Kemapuan Manajemen Teritorial ¦ 3. Kemampuan Penguasaan Wilayah ¦ 4. Kemampuan Perlawanan Rakyat ¦ 5. Kemampuan Komunikasi Sosial ¦

Wednesday, July 4, 2018

FORKOPIMCAM KARTASURA GELAR HALAL BIHALAL DENGAN FORKOPIMDA & SELURUH KOMPONEN PEMERINTAH & MASYARAKAT

Sukoharjo (04/07/18) Bertempat di kantor kecamatan Kartasura Jl.Kartasura - Adi Sumarmo Ds. Ngabean Kec.Kartasura Kab.Sukoharjo, pada hari Selasa (04/07) pukul 09.00 s.d 10.00 Wib Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa, S.I.P, M.Tr (Han) (Dandim 0726/Sukoharjo) hadir pada kegiatan Halal Bihalal Korpri, TNI, Polri, PKK, Dharma Wanita, Perangkat Desa dan Tokoh Masyarakat Kec.Kartasura dengan Bupati dan Anggota Muspida Kabupaten Sukoharjo yang di hadiri sekitar 1500 orang.


Dalam kesempatan tersebut Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya, SH.MH (Bupati Sukoharjo) hadir beserta Ibu, juga para pejabat Forkopimda Sukoharjo, Soni Sumarsono (Anggota DPRD Propinsi fraksi PDIP), Sukardi Budi Martono (Anggota DPRD Kab. Sukoharjo fraksi PDIP), Timbul Darmanto (Anggota DPRD Kab. Sukoharjo fraksi PDIP), Gunawan Wibisono (kepala kesbangpol Sukoharjo), Djoko Indrianto (Kadishub Sukoharjo), Heru Indarjo (Kasatpol PP), Sutarmin S.Ag dari ( Imam dari Kemenag sukoharjo), Muspika Kec. Kartasura, Kepala Desa Se-Kec. Kartasura, Bonni Sonjani (Perwakilan dari BPJS Surakarta) dan Suwilwan Rachmat (perwaklian dari BPJS Surakarta).



Kegiatan diisi Tausyiah dari Ustadz Dian Nafi (Pimp. Ponpes Al Muayyad Windan Kartasura), beliau menyampaikan sebagai umat beragama dan sosial itu tergantung bagaimana kita membangun interaksi dengan lingkungsn kita semakin baik dia membangun interaksinya maka dia semakin baik mengamalkan agamanya, ada banyak hadisy dari nabi Muhamad Saw, bahwa agama itu adalah nasehat nasehat untuk orang yang bertakwa kepada Allah, dan nasehat mempunyai makna lain yaitu kehendak baik kehendak baik kepada siapa ya kalau suami menasehati kepada istrinya atau sebaliknya, pemimpin kepada anak buahnya, untuk itu menasehati itu bukan menggurui.

Halal bihalal itu maknanya yaitu mulus sama mulus, lurus sama lurus, halal itu kalau diibaratkan makanan yaitu diartikan sebagai segala sesuatu makanan yang dapat di konsumsi oleh manusia dan diperbolehkan dalam syariat islam serta makanan tersebut bukanlah makanan haram yang disebutkan oleh Allah dalam Alquran. Kalau diibaratkan dengan rezeki yang halal artinya sesuatu yang dapat diambil manfaatnya oleh manusia dan boleh dikerjakan sesuai syariat islam

Hubungan nabi Muhamad SAW dengan umatnya itu sunguh luar biasa untuk itu doa nabi itu di ijabah pasti di kabulkan Allah Swt, hubungan nabi dengan umatnya itu adalah suatu hubungan keramat, untuk kita wajib mentaati Rasul, hubungan anak dengan orang tua juga merupakan hubungan yang keramat untuk itu juga doa orang tua untuk anaknya juga ijabah, untuk menjadi sukse maka ada beberapa kunci sukses yangvharus kita taati di antaranya bagaimana tingkat kita berbakti kepada orang tua, kemuadian kunci sukses yang lain adalah bagaimana kita beribadah dan tingkat ke imanan kita, hubungan selanjutnya hubungan pemimpin dengan rakyatnya, kemudian hubungan guru dengan muridnya.

Dalam rumah tangga istri mempunyai peranan yang sangat penting, istri adalah kunci sukses dalam rumah tangga untuk itu membangun hubunganbyang harmonis dalam rumah tangga itu sangat penting, istri harus taat kepada suaminya, istri doakan suaminya agar selamat dan sukses dalam mencari rezeki, untuk halal bihalal ini di adakan juga untuk membangun kerukunan dan saling memaafkan dengan rekan, teman, saudara. Tujuh hubungan keramat tadi harus kita jaga karena itu tadi merupakan kunci sukses hidup di dunia, kita harus bisa menempatkan kalau guru harus bisa menempatkan diri sebagai guru, kalau kita atasan maka kita harus bisa menempatkan di sebagai atasan. Budi yang luhur juga merupakan kunci sukses bagaimana kita berkata dan berbicara, bagaimana tindak tanduk kita kepada teman saudara, kerabat, pemimpin.

Sementara itu dalam sambutannya H. Wardoyo Wijaya, SH.MH (Bupati Sukoharjo) menyampaikan rasa syukur dapat berkumpul bersama di tempat ini dalam keadaan sehat wal afiat tidak kurang suatu apapun. Selanjutnya sholawat dan salam semoga selalu, tercurah kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW, keluarganya, para sahabat-sahabatnya serta para pengikutnya hingga akhir jaman.

Atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah, Taqobalallahu Minna Wa Minkum, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin" atas segala kesalahanan dan kekhilafan. Hari ini kita berhalal bi halal dengan tujuan untuk saling maaf-memaafkan, membuka pintu maaf selebar-lebarnya bagi kesalahan orang lain kepada kita, dan kesempatan kita untuk meminta maaf atas kesalahan kita kepada orang lain baik yang disengaja maupun tidak. Mudah-mudahan dengan begitu, tali silaturahim dan tali persaudaraan diantara kita akan lebih bertambah erat dan kuat.